detiknews - detiknews

Pencarian

01 March 2017

Redmi 4A Made In Indonesia

Wang Xiang, wakil presiden senior dari Xiaomi, merilis tipe baru ponsel pintar "redmi 4A", yang merupakan jenis pertama ponsel pintar dari Xiaomi yang dibuat di Indonesia.


Perusahaan teknologi China Xiaomi meluncurkan prosesor smartphone pertamanya

Perusahaan teknologi China Xiaomi meluncurkan prosesor smartphone pertamanya, menjadi perusahaan keempat di dunia yang mampu memproduksi smartphone dan chip.

Perusahaan ini telah memulai produksi massal dari Surge S1 chip, yang menargetkan ponsel menengah dan high-end dan kekuatan andalan smartphone baru Xiaomi, Mi 5c.

Langkah ini memungkinkan Xiaomi untuk bergabung dengan jajaran Apple, Samsung dan raksasa telekomunikasi China Huawei, dan ditandai langkah lain dengan perusahaan China dalam mengurangi ketergantungan mereka pada chip asing.

"Manufaktur Processor merupakan puncak industri smartphone secara keseluruhan," kata Lei Jun, ketua dan kepala eksekutif Xiaomi. "Sebuah perusahaan besar di sektor ini harus memiliki pemahaman teknologi inti ini."

Butuh 28 bulan untuk Xiaomi untuk mengembangkan dan mengkomersialkan chip. Lei berjanji untuk membangun lini produk yang lengkap meliputi prosesor smartphone menengah dan high-end dan unggulan dalam 10 tahun.

China mendorong terobosan dalam teknologi kunci seperti chip high-end untuk mempertajam daya saing industri dan membangun ekonomi inovasi.

Negara ini memiliki pasar chip terbesar di dunia, yang sekarang didominasi oleh perusahaan asing seperti Qualcomm.

China mengimpor lebih dari 200 miliar dolar AS chip setiap tahun dan bertujuan untuk meningkatkan tingkat swasembada untuk chip untuk 50 persen pada tahun 2025.

Ryzen 7

AMD resmi meluncurkan Ryzen 7, model pertama prosesor kelas atas pada tanggal 22 Februari 2017. Untuk pertama kali, AMD akan menjual tiga model prosesor desktop: Ryzen 7 1800X, 1700X, dan 1700. Prosesor dengan harga yang lebih terjangkau dan murah, Ryzen 5 dan Ryzen 3, rencananya akan menyusul diluncurkan pada bulan-bulan mendatang.

Ryzen 7 1800X yang merupakan model unggulan akan memiliki clockspeed 3,6 GHz, yang bisa digenjot sampai 4,0 GHz (turbo). Sementara itu, Ryzen 7 1700X akan memiliki clockspeed 3,4 GHz (dasar)/3,8 GHz (turbo), sedangkan Ryzen 7 1700 bisa dipacu dengan kecepatan 3,0 GHz/3,7 GHz.  Masing-masing akan memiliki delapan inti, dengan 16 thread.

Ryzen 7 1800X akan dijual dengan harga USD 499, sedangkan model 1700X dan 1700 bisa diperoleh dengan harga USD 399 dan USD 329.

AMD mengklaim bahwa Ryzen 7 1800X mengungguli pesaingnya, Intel Core i7-6900K untuk tolok ukur Cinebench R15 dan Handbrake, dan sebanding dengan prosesor Intel tersebut pada kinerja permainan video 4K.

Ryzen 7 yang didasarkan pada mikroarsitektur baru ini disebutkan jauh mengungguli pendahulunya yang didasarkan pada mikroarsitektur Excavator. AMD menyebutkan peningkatan IPC (instructions per clock, banyaknya perintah yang bisa dieksekusi dalam satu siklus) sebanyak 52 persen, melebihi target 40 persen yang sudah dipatok sebelumnya.

Prosesor ini dapat dipesan mulai tanggal 22 Februari dari 185 gerai penjual dan OEM (original equipment manufacturer). AMD menyebutkan akan tersedia 82 model motherboard yang mendukung prosesor ini dari ASRock, Asus, Biostar, Gigabyte, dan MSI, mulai tanggal 2 Maret 2017.

Rilis Samsung Galaxy S8

Informasi seputar Galaxy S8 terus bergulir dan semakin membuat penasaran, apalagi jika menyebutkan perkiraan tanggal rilis dan penjualannya.

Sebuah laporan dari media asal Korea Selatan ETNews mengklaim mengetahui informasi ini dari sumber terpercaya yang menolak disebutkan namanya. Laporan ETNews mengklaim Samsung akan memperkenalkan Galaxy S8 dalam sebuah acara di New York pada 29 Maret 2017.

"Flagship teranyar Samsung tersebut akan langsung dijual pada 21 April 2017. Setidaknya, informasi ini masih sejalan dengan laporan sebelumnya yang menyebutkan Amerika Serikat akan menjadi tujuan yang dipilih Samsung setelah memamerkannya di Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol," demikian lapor ETNEws seperti dilansir ulang oleh Forbes.

ETNews menyebutkan, sumbernya ini sempat mengatakan bahwa Samsung semula ingin merilis ponsel tersebut pada 14 April. Sayangnya, rencana ini harus tertunda karena adanya masalah terkait rantai pasokan komponen.

Samsung disebut-sebut sedang menggeber pengembangan Galaxy S8 dan bekerja keras memulihkan citranya setelah masalah yang menimpa Galaxy Note 7 selesai. Jadi sebenarnya tak mengejutkan kalau kabar soal Galaxy S8 sudah mulai bermunculan, meski memang terlalu dini.

Mengacu pada bocoran yang baru muncul, sepertinya Samsung bakalan cukup all-out di Galaxy S8. Salah satu yang menarik adalah penggunaan layar Edge dengan resolusi 4K. Selain itu bentang layarnya juga disebut meningkat jadi 5,5 inch.

Di sini terlihat kalau Samsung seakan berusaha mengakomodir kebutuhan konsumennya yang menginginkan layar besar, yang sebelumnya diakomodir oleh Galaxy Note 7. Namun dengan benefit resolusi layar yang lebih tinggi. Tapi selain itu, muncul asumsi kalau penggunaan layar 4K juga ada kaitannya terhadap dukungan virtual reality yang mungkin diusungnya.

Bicara spesifikasi, Samsung menjanjikan performa yang sangat mumpuni dengan penggunaan RAM hingga 6 GB. Belum lagi untuk urusan komputasi, Galaxy S8 dibekali Exynos 8895 yang katanya punya hubungan dengan Snapdragon 830.

Informasi ini diperkuat oleh keputusan Qualcomm yang telah menyerahkan produksi Snapdragon 830 ke Samsung. Qualcomm terpincut produsen Korea Selatan ini lantaran pabrikasi 10 nm yang diusungnya. Sehingga muncul spekulasi kalau performa Exynos 8895 mungkin bakal sebelas-dua belas dengan Snapdragon 830, mengingat dibuat di pabrik yang sama.

Soal harganya pun sudah ramai berseliweran. Galaxy S8 kabarnya akan dibanderol lebih mahal dari pendahulunya, yakni di atas USD 1.000. Namun sejauh ini, kabar tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya sampai Samsung merilisnya.
Sumber: detikinet

Review Smartphone Luna

Foxconn yang dikenal sebagai perusahaan rekanan Apple ternyata turut merilis smartphone di Indonesia. Digandeng oleh Luna Indonesia, perusahaan asal China itu berkontribusi pada peluncuran smartphone perdana Luna di Tanah Air.

Smartphone yang hadir sebagai produk premium ini sekilas begitu mirip dengan iPhone besutan Apple. Menurut Country Manager Qualcomm Indonesia Shaneddy Ong, Luna merupakan produk lokal pertama yang resmi menggunakan seri chipset premium dari perusahaan asal Taiwan tersebut.

Namun, seperti apa performa dari smarpthone yang meluncur pada tahun lalu tersebut? Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai Luna dari Tekno Liputan6.com.

Desain

Untuk desain, Luna dapat dikatakan memiliki desain yang serupa dengan iPhone. Secara tampilan fisik, Luna tak dapat dimungkiri mengusung desain unibodi khas dari smartphone besutan Apple tersebut.

Bentuk melengkung khas iPhone di empat sisinya dan jarak bezel bawah dengan layar yang cukup lebar tampak mirip jika dilihat dari sisi desain. Bagi kamu yang penasaran dengan perbandingan Luna dan iPhone dapat melihatnya di tautan ini.

Tampilan antarmuka smartphone pun tak menghadirkan tombol menu ke aplikasi. Seluruh aplikasi ditampilkan di halaman depan atau Home dengan tampilan UI (User Interface .red) berbasis Android 6.0 Marshmallow yang sudah dimodifikasi.


Performa
Hadir dipersenjatai chipset Snapdragon 801 membuat performa Luna di atas kertas cukup menjanjikan. Apalagi, smartphone ini sudah didukung RAM 3GB yang pastinya sangat menunjang untuk keperluan sehari-hari pengguna.

Skor aplikasi AnTuTu Benchmark, Luna mencatat nilai di sekitar 50 ribuan. Meskipun tak terlalu besar, performa smartphone ini ternyata berjalan mulus.

Memori internal smartphone ini juga besar, yakni 64GB. Pengguna dapat memperbesarnya dengan kartu microSD hingga 128GB. Kehadiran sensor pada smartphone ini juga terbilang lengkap, mulai accelerometer hingga gyroscope.

Hasil pengukuran Luna smartphone menggunakan AnTuTu Benchmark

Daya tahan baterai dari Luna pun terbilang cukup baik. Selama penggunaan sehari-hari, baterai smartphone dapat bertahan sekitar 8 sampai 9 jam.

Tipe chipset yang tergolong lawas tak membuat Luna kalah dibandingkan dengan smartphone anyar. Perpindahan antar layar terbilang mulus, begitu pula ketika dipakai untuk bermain gim berat, seperti Modern Combat 5: Blackout dan Asphalt Xtreme: Offroad Racing.

Sayangnya, fitur keamanan Luna minus pemindaian sidik jari. Padahal sejumlah vendor lain sudah menyertakan fitur keamanan sidik jari untuk smartphone-nya.

Gim Asphalt Xtreme: Offroad Racing yang dimainkan di Luna smartphone

Kamera

Luna memiliki kamera utama beresolusi 13MP dengan bukaan f/2.0. Hasil tangkapan gambar dari kamera utama smartphone ini sebenarnya dapat diandalkan.

Saat di kondisi cukup cahaya, hasil tangkapan gambar dari Luna terbilang cukup baik. Sayang, hasil tangkapan gambar dari Luna tak begitu mengesankan saat kondisi minim cahaya.


Kesimpulan

Tak diragukan lagi, Luna bisa menjadi smartphone yang dapat diandalkan penggunanya. Kendati mengusung chipset lawas, untuk kebutuhan pengunaan sehari-hari Luna sebetulnya dapat melakukannya dengan baik.

Konektivitas yang terbilang lengkap, seperti NFC, Bluetooth, dan 4G membuat smartphone ini bisa melengkapi kebutuhan pengguna. Namun, absennya pemindai sidik jari bisa menjadi salah satu titik lemah dari Luna.

Alasannya, sejumlah smartphone lain dengan banderol harga dan spesifikasi lebih rendah sudah mulai menghadirkan fitur tersebut sebagai kelengkapan.

Kemampuan dari kamera Luna juga terbilang baik, walau tidak terlalu mengesankan memang. Namun, banderol harga di kisaran Rp 5 jutaan bagi sebagian pihak mungkin terbilang kelewat mahal untuk sebuah smartphone dengan spesifikasi Luna saat ini.

Spesifikasi Lengkap

Layar:

5,5 inci, resolusi full HD 1920x1080 piksel

Prosesor:

prosesor Quad-Core 2.5, Snapdragon 801

RAM: 3GB

Kapasitas Penyimpanan

Memori Internal 64GB

Memori Eksternal (MicroSD) yang dapat diperbesar dengan microSD hingga 128GB

Sistem Operasi

Android 6.0

Konektivitas:

4G LTE, WiFi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth v4.0, GPS, jack audio 3,5mm.

Sensor:

Accelerometer, Light Sensor, Orientation Sensor, Gyrososcope, Magnetic Sensor, 3D Gravity, Promixity, dan E-compass.

Kamera

Kamera utama: 13MP dengan bukaan f/2.0 dan dual LED Flash.

Kamera depan: 8MP dan bukaan f/1.8 dengan wide angle.


Sumber: Liputan6.com


Pencarian ke Blog :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | belt buckles